Jumat, 20 Februari 2015

Sifat 20 Untuk Mantapkan Aqidah Ummat Islam Agar Tak Mudah Murtad


Ajaràn Sifat 20 adalah bagian dari ajaran Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang asli untuk memantapkan aqidah ummat Islam sehingga tidak mudah dimurtadkan. Terbukti selama 350 tahun bangsa Indonesia dijajah kaum kafir, pada tahun 1960, 92% rakyat Indonesia masih Muslim.
Pada sifat 20 ummat Islam diajarkan 20 sifat Allah yang wajib dan mustahil dgn dalil akal dan Al Qur'an sehingga iman mereka jadi kuat sejak umur 7 tahun atau kurang. Diajarkan Allah itu wujud / ada. Mustahil tidak ada. Allah itu hidup. Mustahil mati. Satu. Mustahil berbilang. Semua ada dalil Al Qur'annya.

Namun Wahabi yang didirikan pada tahun 1700-an masehi oleh Muhammad bin Abdul Wahhab An Najdi at Tamimi yang deras masuk ke Indonesia sejak tahun 1980-an menolak Sifat 20. Mereka ganti dgn pahsm 3: Tauhid Uluhiyyah, Tauhid Rububiyyah, dan Asma wa Shifat yang sulit dipahami kebanyakan orang dan anak kecil. Akibatnya aqidah ummat Islam jadi lemah dan mudah dimurtadkan sehingga jumlah Muslim kurang dari 80%. Tidak dijelaskan alasan Tuhan itu ada dan mengapa Allah kita sembah sbg Tuhan.


Kenapa Wahabi berkembang pesat? Karena gelontoran dana amat besar dari Arab Saudi dan Qatar. Di kedua negara ini ada pangkalan militer AS yg merupakan sekutu Israel untuk menyerang negara2 Islam di sekitarnya seperti Iraq. Mereka cetak buku2 dan website2 Islam ala Wahabi. Jadi pemuda yg tidak ngaji tapi belajar Islam lewat buku dan internet adalah sasaran empuk  mereka. Mereka dirikan juga TV dan Radio seperti Rujak TV.

Mereka sebar fitnah bahwa ulama Aswaja musyrik karena ziarah dan berdoa (kepada Allah) di kuburan2 wali. Mereka anggap para ulama sbg Ahlul Bid'ah sesat karena kejahilan mereka akan bid'ah hasanah / ni'matul bid'ah yg diungkap Khalifah Umar bin Khoththob ra di depan para sahabat saat mengadakan tarawih berjama'ah di masjid.

Jadi pahàm Wahabi bukan paham sahabat yg mengenal ni'matul bid'ah. Bukan Salaf. Tapi paham manusia akhir zaman Muhammad bin Abdul Wahhab yang lahir tahun 1701 di Najd. Nabi berkata ajan muncul fitnah dan tanduk setan dari Najd. Negeri Nabi seperti Madinah dan Mekkah ada di Hijaz. Ada pun Najd meliputi kota Riyadh. MBAW ini dari Bani Tamim yang merupakan suku Zul Khuwairisah, khawarij pertama. Dari Bani Tamim ini akan muncul gerombolan Khawarij yg lebih gemar menumpahkan darah Muslim yg mereka fitnah sbg musyrik/kafir ketimbang orang kafir ORI macam Israel.

Ada Wahabi muda yg menuduh Sifar 20 bid'ah karena dibuat Imam Abu Hasan Al Asy'ari yang lahir tahun 240 H. Padahal itu masih 3 abad pertama Islam. Dia tidak sadar Tauhid Trinitas yg dia pelajari lahir setelah tahun 1115 H. Abad kegelapan Islam. Akhir zaman. Dia sendiri lahir setelah tahun 1300-an Masehi. Tauhid Trinitad juga bid'ah karena tak ada dalam Al Qur'an dan Hadits.
Kenapa Sifat 20 disebut wajib?
Karena sifat Allah seperti Hidup, Satu, Maha Kuasa selalu ada. Beda dgn Sifat ArRahman dan ArRahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang yang hilang saat Allah menyiksa orang2 kafir dgn azab yg pedih. Makanya kalimat Bismillahir Rohmannir Rohiim tidak disebut dalam surat Al Ahzab.
Selain itu mudah bagi kita belajar 20 sifat Allah yang penting. Apa bisa kita menpelajari Sifar Allah yang tidak terbatas? Jika 20 sifat saja tak mau belajar, apalagi tak terbatad. Akhirnya aqidahnya lemah.

2. Qidam (Terdahulu)

Allah itu Qidam (Terdahulu). Mustahil Allah itu Huduts (Baru).

“Dialah Yang Awal …” [Al Hadiid:3]

Allah adalah Pencipta segala sesuatu. Allah yang menciptakan langit, bumi, serta seluruh isinya termasuk tumbuhan, binatang, dan juga manusia.
“Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu..?” [Al Mu’min:62]

Oleh karena itu, Allah adalah awal. Dia sudah ada jauh sebelum langit, bumi, tumbuhan, binatang, dan manusia lainnya ada. Tidak mungkin Tuhan itu baru ada atau lahir setelah makhluk lainnya ada.

Sebagai contoh, tidak mungkin lukisan Monalisa ada lebih dulu sebelum pelukis yang melukisnya, yaitu Leonardo Da Vinci. Demikian juga Tuhan. Tidak mungkin makhluk ciptaannya muncul lebih dulu, kemudian baru muncul Tuhan.

3. Baqo’ (Kekal)

Allah itu Baqo’ (Kekal). Tidak mungkin Allah itu Fana’ (Binasa).
Allah sebagai Tuhan Semesta Alam itu hidup terus menerus. Kekal abadi mengurus makhluk ciptaannya. Jika Tuhan itu Fana’ atau mati, bagaimana nasib ciptaannya seperti manusia?

“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati…” [Al Furqon 58]

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” [Ar Rahman:26-27]

Karena itu jika ada “Tuhan” yang wafat atau mati, maka itu bukan Tuhan. Tapi manusia biasa.

Hikmah: Jika kita mencintai Allah yang Maha Kekal dan selalu ada dan menjadikanNya teman serta pelindung, niscaya kita akan tetap sabar meski kehilangan segala yang kita cintai.

4. Mukhollafatuhu lil hawaadits (Tidak Serupa dengan MakhlukNya)

Allah itu berbeda dengan makhlukNya (Mukhollafatuhu lil hawaadits). Mustahil Allah itu sama dengan makhlukNya (Mumaatsalaatuhu lil Hawaadits). Kalau sama dengan makhluknya misalnya sama lemahnya dengan manusia, niscaya “Tuhan” itu bisa mati dikeroyok atau disalib oleh manusia. Mustahil jika “Tuhan” itu dilahirkan, menyusui, buang air, tidur, dan sebagainya. Itu adalah manusia. Bukan Tuhan!

Allah itu Maha Besar. Maha Kuasa. Maha Perkasa. Maha Hebat. Dan segala Maha-maha yang bagus lainnya.

“…Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia…” [Asy Syuura:11]

Misalnya sifat “Hidup” Allah beda dengan sifat “Hidup” makhluknya. Allah itu dari dulu, sekarang, kiamat, dan hingga hari akhirat nanti tetap hidup. Sebaliknya makhluknya seperti manusia dulu mati (tidak ada). Setelah itu baru dilahirkan dan hidup. Namun itu pun hanya sebentar. Paling lama 1000 tahun. Setelah itu mati lagi dan dikubur. Jadi meski sekilas sama, namun sifat “Hidup” Allah beda dengan makhlukNya.

Demikian juga dengan sifat lain seperti “Kuat.” Allah selalu kuat dan kekuatannya bisa menghancurkan alam semesta. Sementara manusia itu dulu ketika bayi lemah dan ketika mati juga tidak berdaya. Saat tidur pun manusia sama sekali tidak berdaya. Saat hidup pun jika kena tsunami atau gempa apalagi kiamat, dia akan mati.

5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri dengan sendirinya)

Allah itu Qiyamuhi Binafsihi (Berdiri dengan sendirinya). Mustahil Allah itu Iftiqoorullah (Berhajat/butuh) pada makhluknya.

“.. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” [Al ‘Ankabuut:6]

“Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” [Al Israa’ 111]

Di dunia ini, semua orang saling membutuhkan. Bahkan seorang raja pun butuh penjahit pakaian agar dia tidak telanjang. Dia butuh pembuat bangunan agar istananya bisa berdiri. Dia butuh tukang masak agar bisa makan. Dia butuh pengawal agar tidak mati dibunuh orang. Dia butuh dokter jika dia sakit. Saat bayi, dia butuh susu ibunya, dan sebagainya.

Sebaliknya Allah berdiri sendiri. Dia tidak butuh makhluknya. Seandainya seluruh makhluk memujiNya, niscaya tidak bertambah sedikitpun kemuliaanNya. Sebaliknya jika seluruh makhluk menghinaNya, tidaklah berkurang sedikitpun kemuliaanNya.

“Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” [ Faathir 15]
Hikmah: Tidak sombong dan memohon hanya kepada Allah. Karena Manusia ketika lahir butuh bantuan. Demikian pula ketika mati meski dia kaya dan berkuasa

6. Wahdaaniyah (Esa)

Allah itu Wahdaaniyah (Esa/Satu). Mustahil Allah itu banyak (Ta’addud) seperti 2, 3, 4, dan seterusnya.

Allah itu Maha Kuasa. Jika ada sekutuNya, maka Dia bukan yang Maha Kuasa lagi. Jika satu Tuhan Maha Pencipta, maka Tuhan yang lain kekuasaannya terbatas karena bukan Maha Pencipta.

”Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan yang lain beserta-Nya. Kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu” [Al Mu’minuun:91]

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” [Al Ikhlas:1-4]

Oleh karena itu, ummat Islam harus menyembah Tuhan Yang Maha Esa/Satu, yaitu Allah. Tidak pantas bagi ummat Islam untuk menyembah Tuhan selain Allah seperti Tuhan Bapa, Tuhan Anak, Roh Kudus. Tidak pantas juga bagi ummat Islam untuk menyembah 3 Tuhan di mana satu adalah yang Menciptakan, satu lagi yang merusak, dan terakhir yang memelihara.

”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [An Nisaa’:48]

Hikmah: Tidak mempersekutukan Allah

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui/

Abraj Al-Bait Tower: Tanduk Setan dan Fitnah Sudah Muncul?


Berita dari Eramuslim. Terhadap Raja Abdullah saya no comment-lah. Itu sudah jadi urusan Allah.
Tapi ada beberapa fakta menarik seperti menara Abraj Al Bait yang puncaknya seperti "Tanduk Setan" ini ternyata dibangun oleh keluarga Bin Laden (keluarga Osama bin Laden). 

Abraj al-Bait dikelola oleh Jaringan Fairmot Hotel. Benjamin Swig, seorang tokoh Zionis Yahudi dan banker kenamaan dunia adalah pendiri Fairmont pada tahun 1945. Fairmont ini juga mengelola banyak kasino atau pusat judi di Monte Carlo, Las Vegas, dan lainnya.

Teknologi makin lama makin tinggi. Ada jutaan masjid yang memakai simbol bulan sabit yg kedua ujungnya miring berdiri. Bulan Sabit adalah simbol Islam kekhilafahan Turki Usmani. Sementara Arab Saudi beberapa kali perang melawan Turki Usmani. Jadi pemakaian Tanduk Setan itu untuk menghindari Bulan Sabit. Memenuhi Nubuwat Nabi Muhammad SAW tentang fitnah akhir zaman dan tanduk setan. Tak heran ulama wahabi/najd melomtarkan banyak fitnah dari Aswaja sbg musyrik ahli bid'ah, sufi sesat, dan syiah bukan Islam. Berusaha mengadu domba ummat Islam agar saling bunuh seoerti di Libya, Suriah, Iraq dsb. Sekarang di Indonesia dgn isyu Sunni vs Syiah,


Kalau melihat puncaknya saya kok seperti melihat "Tanduk Setan" yang sering disebut Nabi diberbagai hadits seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, dsb. Apa perasaan saya saja?

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda (Najd) pada kali yang ketiga, ‘Di sana (Najd) terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Najd meliputi Riyadh yg ada sekarang.

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)

Dari ‘Abdullah bin Umar: Rasulullah SAW mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]

http://kabarislamia.blogspot.com/2015/02/hati-hati-terhadap-zionis-israel-dan.html

Simbol2 kadang ada maknanya seperti salib, bulan sabit, bintang david dan tanduk setan.

Jutaan masjid pakai bulan sabit yg miring. Jika ada yg seperti tanduk setan, kemungkinan pemnangunan dibantu pemerintah Arab Saudi. Biasanya harus pakai paham Wahabi di mana maulid dan tahlilan dilarang. Tak ada zikir dan doa berjamaah usai sholat. Tiap khutbah selalu diawali hadist kullu bid'ah dolalah dgn isi kemusryrikan, kesesatan, dan bid'ah di kalamgan ummat Islam. Kasarnya mereka menganggap ummat Islam di luar mereka musyrik / sesat.

Zamzam hotel tsb dioperasikan grup Fairmont Hotel yg dimiliki Yahudi.
Dajjal yg Yahudi tak bisa masuk Makkah/madinah karena kafir. Tapi pengikutnya yg munafik macam copet bisa masuk. Mungkin itu tafsirmya:
http://m.fairmont.com/makkah/

Saya lihat jarang ada bulan sabit yang kedua ujungnya rata sama tinggi. Rata2 tinggi sebelah atau tegak ke samping. Padahal membuat kedua ujung rata sama tinggi lebih sulit. Karena perlu water pass segala macam agar akurat.

Mayoritas Muslim masih pakai bulan sabit. Cuma segelintir saja yg pakai tanduk setan dari Najd. Aneh jika mereka mengklaim itu bulan sabit mengingat mereka fitnah bulan bitang sbg simbol penyembah berhala
Hadits tentang fitnah dan tanduk setan dari Najd (Riyadh), munculnya Muhammad bin Abdul Wahhab di akhir zaman dan dari Bani Tamim yg disebut Nabi akan lahir gerombiolan Khawarij seperti Zul Khuwairisah yg senantiasa menyerang Muslim lain dgn kata2 dan senjata. Merasa sbg pembela Islam dan menuduh Muslim lain sbg musyrik cocok sekali dgn hadits2 Nabi.

Simbol-Simbol Iblis di Saudi: Tanduk Setan di Atas Lafadz Allah di Abraj Al-Bait Tower (1)


ada hal-hal aneh yang melingkupi pembangunan di sana-sininya tersebut. Salah satunya bisa dilihat dari simbol-simbol iblis yang ternyata sekarang ini cukup banyak bermunculan di Saudi Arabia.

Adalah mengherankan, di saat banyak situs-situs bersejarah Islam dihancurkan oleh kaum wahabi karena dianggap bisa merusak kemurnian tauhid, namun di sisi lain pembangunan situs-situs dengan simbol iblis semakin banyak dan sama sekali tidak mendapatkan gangguan.

Hal inilah yang membuat banyak kalangan percaya jika Kerajaan Saudi Arabia sesungguhnya adalah kerajaan yang tidak islami, karena selain terus-menerus berteman dengan musuh-musuh Islam dan memusuhi para mujahidin yang berjihad demi tegaknya kalimat tauhid di seluruh Bumi Allah, sistem pemerintahan Saudi juga menyalahi Sunnah Rasul. Sistem kekuasaan berbentuk kerajaan adalah asing bagi Rasul dan sejarah Sahabatnya pada generasi awal. Dalam sejarahnya, Islam hanya mengenal kekhalifahan, bukan yang lain.

Berikut adalah sebagian dari simbol-simbol Iblis yang memenuhi wilayah Saudi Arabia:

Abraj Al-Bait Tower, Ketika Tanduk Setan Ditempatkan Lebih Tinggi Dari Lafadz Allah Swt

Menara Abraj Al Bait atau Kompleks Abraj Al Bait adalah sebuah kompleks bangunan yang terletak di Kota Mekkah, Arab Saudi, tepat di atas Kabah, kiblat umat Islam. Kompleks bangunan ini dirancang oleh para arsitek dari Dar Al Handasah Architects dan pelaksanaan pembangunannya dilakukan oleh Saudi Binladin Group. Lokasi menara ini berada di seberang jalan Masjidil Haram, salah satu masjid suci umat Islam.

Zionis-Yahudi Mengelola Abraj Al-Bait

Walau di dalam naskah resmi Abraj Al-Bait ini diperuntukkan bagi kaum Muslim, namun pada kenyataannya Abraj al-Bait dikelola oleh Jaringan Fairmot Hotel. Benjamin Swig, seorang tokoh Zionis Yahudi dan banker kenamaan dunia adalah pendiri Fairmont pada tahun 1945. Fairmont ini juga mengelola banyak kasino atau pusat judi di Mote Carlo, Las Vegas, dan lainnya. Aneh saja jika penguasa Saudi Arabia begitu permisifnya dengan membolehkan perusahaan maksit dan zionis ini mengelola sebuah kompleks hotel yang berdiri sangat megah mengangkangi Baitullah dan kompleks Masjidil Haram. 

http://www.eramuslim.com/berita/simbologi/simbol-simbol-iblis-di-saudi-tanduk-setan-di-atas-lafadz-allah-di-abraj-al-bait-tower-1.htm 



The tallest tower in the complex also contains a five-star hotel, operated by Fairmont Hotels and Resorts, to help provide lodging for the millions of pilgrims that travel to Mecca annually to participate in the Hajj.
http://en.wikipedia.org/wiki/Abraj_Al_Bait

Welcome to
Makkah Clock Royal Tower, A Fairmont Hotel
Located adjacent to the Masjid Al Haram, Makkah Clock Royal Tower, A Fairmont Hotel, boasts a prime location as the closest hotel to Kaaba and yet the best for Umrah and Hajj. Standing as one of the world’s tallest buildings with 76 floors, Makkah Clock Royal Tower, the focal point of the Abraj Al Bait Complex, part of the King Abdul Aziz Endowment Project, is the iconic symbol of hospitality in the Holy City. 
http://www.fairmont.com/makkah/

Bulan Bintang Lambang Penyembah Berhala?


Belakangan Simbol Bulan Bintang dihina sbg Simbol Penyembah Berhala. Padahal lambang itu dipakai sbg simbol di banyak negara2 Islam (seperti Turki, Aljazair, Pakistan, Libya, Malaysia dsb) dan Bulan dan Bintang disebut dalam Al Qur'an dalam surat Al Qamar (Bulan) dan An Najm. Simbol Bulan Bintang ternyata sudah dipakai sejak zaman Bani Umayyah dan Khalifah Turki Usmani. Banyak masjid di Indonesia memasang simbol Bulan Bintang di atas kubahnya.

Ada simbol Salib yg mencerminkan Kristen dan di hadits Nabi disebut akan dipatahkan Nabi Isa, ada simbol Bintang David yg melambangkan Israel, ada Bulan Bintang yg melambangkan Islam. Belakangan muncul lambang seperti Tanduk Setan sebagaimana di sebut di beberapa hadits Nabi. 


Beberapa masjid Wahabi yang didanai pemerintah Arab Saudi memakai lambang Tanduk Setan ini. Tanpa bintang. Di Masjid ini dilarang Maulid Nabi, Tahlilan, Zikir dan Doa bersama usai sholat wajib. Pengajaran Sifat 20 dianggap bid'ah sesat. Banyak ummat Islam difitnah sbg Musyrik karena ziarah dan berdoa di kuburan atau memakai batu akik.

Segala Fitnah dan Tanduk Setan ini seperti Nubuwat Hadits Nabi Muhammad. Itulah sebabnya mengapa ummat Islam sekarang saling bunuh di Libya, Suriah, Iraq, Afghanistan, Yaman, dan mungkin sebentar lagi di Indonesia. Apakah karena fitnah dari paham Najd dan Tanduk Setan?

Agus Sunyoto: Simbol Bulan Bintang Sudah Dipakai Umat Islam Sejak Lama
Malang, NU Online
Belakangan, bermunculan statement dan tayangan-tayangan di televisi bahwa simbol bulan bintang merupakan ciri khas bangsa Romawi, yakni, pengejawantahan dari dewa Apollo dan Atemis. 

Penggunaan bendera dengan bergambarkan keduanya adalah syirik dan menyerukan bendera yang benar-benar menunjukkan agama Islam adalah sebagai mana yang dicontohkan Arab Saudi bertuliskan “Laa Ilaaha Illa Allah, Muhammadar Rasulullah”, dan menegaskan bahwa Rasulullah juga melakukan demikian.

Sejak masa Umayyah dan Muhammad el-Fatih, simbol bulan dan bintang sudah digunakan. Muhammad el-Fatih menaklukkan Konstantinopel dengan membawa bendera bulan dan bintang, semua itu bukan tanpa maksud. 

“Bulan dan bintang adalah penggambaran makhluknya Dzat yang satu” terang Agus Sunyoto di Pesantren Global, Rabu (17/4).

Sebelumnya, mata uang  era  Arab Sassanians dibawah Umar bin Ubaydillah bin Mi’mar yang menjadi Gubernur Fars, tahun 686 M, yaitu 54 tahun setelah Rasulullah Saw wafat, sudah mencantumkan lambang bulan sabit dan bintang, mata uang zaman Umayyah, tahun 760 M sudah menggunakan lambang bergambar bulan dan bintang, mata uang perak setengah dirham pada masa Sulayman menjadi gubernur Tabaristan dibawah Khilafah Abbasiyah tahun 784 M juga menggunakan lambang bulan sabit dan bintang, perhiasan-perhiasan kalung pada era kekuasaan Fatimiyyah di Mesir, abad 11, sudah  menggunakan lambang bulan sabit dan bintang. Simbol keduanya sudah digunakan orang-orang muslim pada zamannya, bukan terpengaruh kepercayaan paganisme.

Agus Sunyoto juga menegaskan, dalam al-Qur’an juga terdapat surah al-Qomar dan an-Najm. Bukan berarti mengkultuskan bulan dan bintang sebagai Tuhan, namun sebagai makhluk Tuhan. 

“Bulan dan bintang adalah simbol tunggal yang tidak bisa dihubungkan dengan dewa-dewa lain” tegas penulis novel Sufi Desa vs Wahabi Kota ini.

Berkenaan dengan sunnah Rasul, bedera dan beberapa atribut yang dikenakan Nabi, lelaki paroh baya ini membantah jika nabi dulu menggunakan bendera yang bertuliskan lafadz yang disebutkan diatas.

Pengasuh pesantren Global tersebut mengatakan bendera yang pakai oleh nabi berwarna hitam, putih, dan hijau tanpa ada lafadz apapun. 

“Jadi ketika hendak mengeluarkan pernyataan terkait sunnah, silahkan membaca sejarah “sirah Nabawi” dan beberapa buku yang valid dulu, sehingga tidak ditertawakan Arkeolog sedunia” tandasnya.

Lelaki yang tengah menulis buku terkait Ronggowarsito ini mengharap, masyarakat muslim tidak terkecoh dengan statement-statement yang tidak berlandaskan literatur yang benar, dan hanya membenarkan golongan-golongannya saja yakni wahabi, yang dengan mudah menyatakan haram dan kafir.
http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,43826-lang,id-c,nasional-t,Agus+Sunyoto++Simbol+Bulan+Bintang+Sudah+Dipakai+Umat+Islam+Sejak+Lama-.phpx

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda (Najd) pada kali yang ketiga, ‘Di sana (Najd) terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Najd meliputi Riyadh yg ada sekarang.

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)

Dari ‘Abdullah bin Umar: Rasulullah SAW mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]

http://kabarislamia.blogspot.com/2015/02/hati-hati-terhadap-zionis-israel-dan.html

Selasa, 17 Februari 2015

Pelintiran thd Ustad Arifin Ilham tentang Jihad Lawan Syi'ah


Ustad Arifin Ilham: "memasang sepanduk (menghina Syi'ah) itu pun bukan perintah Majlis Az Zikra, apalagi perintah abang. Itu bukan pola da'wah abang."
===
Sesuai dugaan saya, memasang spanduk menghujat 1 kaum sbg sesat itu bukan pola dakwah Ustad Arifin Ilham. Lebih mirip pola gerombolan Wahabi yg menyusup. Dari berita di Arrahmah memang ada orang2 Wahabi yg membangun musholla dekat masjid Az Zikra yang kemudian dibantu oleh Ustad Arifin.

Beda dgn Wahabi yg memelintir pernyataan Ustad Arifin agar timbul perang saudara dgn isyu Sunni vs Syi'ah, Ustad Arifin justru lebih membuka ruang taubat. Berharap mereka yang sesat dapat hidayah Allah. Bukan justru memerangi dan membunuh mereka. Perang itu sekedar bela diri.

Pernyataan Ustad Arifin yang diplintir Media Wahabi seperti menyeru "Jihad melawan Syi'ah) sebagaimana di Suriah itu berlawanan dgn pesan yg sebenarnya. Ini pesan utama Ustad Arifin:
"kalau HAQ tujuannya maka sabar dan kasih sayang strateginya. Memang menyakitkan apa yang mereka perbuat tetapi membuka ruang untuk bertaubat jauh lebih utama, lebih mulia, lebih indah daripada hancur hancuran yg justru banyak syetan yg menyanyi gembira."
===

Itulah paham Aswaja yang sebenarnya. Dakwah dgn Maw-izhotul Hasanah dan Bil Hikmah. Bukan hancur2an seperti Wahabi dan Syi'ah yang main bunuh2an sehingga seluruh rakyat menderita.

Cuma dari sini Aswaja harus mempersiapkan pasukan sendiri. Wahabi seperti Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) di Yogya sudah membentuk 5000 pasukan bersenjata samurai dan bisa jadi punya beberapa senjata api. Di beberapa tempat di Yogya Maulid dibubarkan dan ada makam wali yang dihancurkan.

Sementara gerombolan Syi'ah meski jumlahnya kurang dari 50 ternyata juga ada. Jadi memang sudah waktunya Ustad Arifin membentuk pasukan di perkampungan Az Zikra dgn senjata samurai dan juga senjata api jika ada gerombolan preman menyerbu lagi, bisa diusir ke luar dgn mudah. Sebab intelijen polisi dan TNI sepertinya tidak berfungsi sehingga tidak bisa mendeteksi gerombolan preman yang menyerang.

Cuma dari Surat Terbuka Ustad Arifin Ilham ke Ayahanda Jokowi di bulan Januari 2015 yang cukup pedas, aneh jika Ustad Arifin tidak dibully begitu saja oleh pendukung yg fanatik. Kemudian pemasangan spanduk "Menolak Syi'ah) yang ternyata tidak dipasang oleh Ustad Arifin mau pun anak buahnya di Majelis Az Zikra, kemungkinan dipasang oleh kaum Wahabi yg berada di sekitar situ. Cepatnya respon Gerombolan Syi'ah menyerang sebelum Ustad Arifin bertanya siapa yg memasang dan menurunkannya, ini juga aneh. Sepertinya memang sudah diatur.

Dan memang isyu Sunni vs Syi'ah tengah marak di Indonesia. Bisa jadi Indonesia sbg Muslim terbesar di dunia jadi sasaran berikutnya setelah Libya, Suriah, Iraq, Mesir, dsb. Jadi waspadai AS, Arab Saudi, Qatar, dan Iran beserta lembaga2 Islam yg dapat bantuan dari negara2 tsb.

https://www.facebook.com/kh.muhammad.arifin.ilham/photos/pcb.10153189349039739/10153189347259739/?type=1&theater

Minggu, 15 Februari 2015

Hati-hati Terhadap Zionis Israel dan Sekutunya yang Mau Hancurkan Islam


AS sekutu Israel atau pendukung Israel nomor 1 mungkin semua orang sudah paham itu benar. Bahkan bisa dikata AS itu sebetulnya anteknya Israel. Dikendalikan lobi Zionis Yahudi.
Arab Saudi sekutu AS mungkin tidak banyak yang tahu. di Arab Saudi selain ada Kedubes AS ada juga Pangkalan Militer AS yang digunakan untuk menyerang Iraq guna menjatuhkan Saddam Husein.
Tapi foto2 Raja Arab Saudi yang baru, Raja Salman yang bertemu presiden AS, Barack Obama mungkin banyak yang tahu karena media massa Islam banyak yang memuat meski dengan pujian bahwa Raja Arab tsb meninggalkan Obama karena Adzan. Terlepas itu, Raja Salman menerima Obama sbg Tamu Kehormatan, dan Kedubes AS dan Pangkalan Militer AS masih tegak berdiri di Arab Saudi. Membunuhi ummat Islam di sekitarnya.

Pemerintah Arab Saudi membangun Lembaga Institut Bahasa Arab di Indonesia dan menyumbang berbagai Lembaga Islam,yayasan, pesantren, dan sekolah di Indonesia mungkin tidak banyak yang tahu. Namun dengan prasyarat, tidak boleh lagi ada Maulid, Tahlilan, dsb di yayasan/sekolah yang dapat bantuan dari pemerintah Arab Saudi. Harus menganut paham Wahabi.


Kalau kita buat diagram, jadinya seperti ini:
Israel (Yahudi) > AS > Arab Saudi > Lembaga Islam Wahabi.

Nah jika Zionis Yahudi ingin menghancurkan ummat Islam di Indonesia bagaimana caranya? Jika terjun langsung, tentu ummat Islam akan sadar dan menolak keras.

Tapi jika dengan cara halus, memakai Ustad2 dari Lembaga Islam Wahabi yang didanai pemerintah Arab Saudi (Sekutu AS yang merupakan sekutu Israel), tentu banyak ummat Islam yang tertipu bukan? Akhirnya ummat Islam bisa difitnah dan diadu-domba.

Saddam Hussein sudah mati karena kerjasama AS dan Arab Saudi. Jadi kita harus hati2. Bagaimana pun negara2 seperti AS, Arab Saudi, Qatar, dan Iran harus diwaspadai. Begitu pula lembaga2 yang mendapat bantuan dari mereka. Khawatirnya negara2 tsb berlomba berebut pengaruh dan mengadu domba rakyat Indonesia hingga saling bunuh.

Hendaknya kita menganut paham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah sebagaimana dari NU. Muhammadiyyah masih OK lah sebab setelah proses panjang sudah meng-Indonesia. Sudah menerima tahlilan dan Maulid. 

Tapi terhadap aliran akhir zaman dari Timur Tengah yang menganggap zikir berjama'ah sesat, Maulid dan Tahlilan sesat, kita harus hati2.

Orang-orang yang beriman tidak akan mengambil kaum Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [Al Maa-idah 51]

Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:

“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [Al Baqarah 120]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2011/11/30/haram-berteman-dengan-kafir-harbi-dan-membunuh-sesama-muslim/

Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:
Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)

Dari ‘Abdullah bin Umar: Rasulullah SAW mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]

Jika ulama dapat dana dari penguasa yang merupakan sekutu zionis AS dan Israel, ini bahaya:
Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)

Jaga Indonesia dari Kehancuran Akibat Fitnah dan Adu Domba


Apa gara2 1 orang dipukuli 0leh 38 preman gara2 spanduk kita mau Indonesia jadi hancur karena perang seperti Suriah?
Jangan selesaikan masalah dgn masalah yg lebih besar.
Mencegah kemungkaran lebih baik daripada mengharap kebaikan.
Di antara 2 mudharat, pilih yang lebih kecil mudharatnya.

Syi'ah itu dari dulu ada di Indonesia, konon Aceh itu dulunya Syi'ah shg ada tari Saman yg memukul2 dada atau tradisi Asyura di sana. Namun ulama Indonesia berhasil menSunnikan Aceh tanpa pertumpahan darah. Tidak terasa.


Jika ada 38 preman melanggar hukum, nah mereka beserta dalangnya itu harus dihukum tegas. Qishash seumpama yg mereka lakukan. 

Jangan sampai seperti Suriah yang terus perang hingga sekarang. Penduduk Suriah ada 22 juta jiwa. Akibat perang sejak Maret 2011:
10 juta dari 22 juta penduduknya kehilangan rumah yang hancur akibat perang.
2 juta penduduknya mengungsi ke luar negeri.
200 ribu lebih tewas dan korban terus bertambah seperti sekarang.

Mau Indonesia seperti itu gara2 Jihad Syi'ah? Bukannya Syi'ah yang mati, 250 juta rakyat Indonesia bisa merana semua.

Indonesia negara hukum. Ada 500 ribu polisi. Ada 500 ribu tentara. Semua bersenjata. Apa iya bisa kalah dgn 38 preman yang paling cuma punya golok?

Zionis Yahudi dan Sekutunya berusaha mengadu-domba ummat Islam agar saling bunuh. Kita harus waspada.

Syamsul Ma'arif Al Qondaly
9 mins · 
3 benih konflik Suriah telah ditabur di Indonesia.
Negeri yang awalnya damai dan makmur.
sekarang konflik belum usai.
3 juta lebih jadi pengungsi. Negeri yang sebelumnya menjadi tempat pengungsi terbaik karena pengungsi diperlakukan seperti warga sipil.
200 ribu lebih menjadi korban. Yang membuat orang2 terkasihnya kehilangan cinta.
semoga cinta yang telah hilang segera Engkau kembalikan kepada setiap hati mereka Ya Allah

Serangan Preman ke Perumahan Az-Zikra dan Konflik Sunni vs Syi'ah


Ada berbagai berita. Ini belum sebulan yang lalu. Ustad Arifin Ilham menulis surat untuk "Ayahanda" Jokowi secara terbuka. Isinya lumayan keras.

Bagi sebagian pendukung, Jokowi bisa melebihi Nabi. Tidak mungkin salah dan tak boleh dikritik. Kalau mengkritik di dunia maya, biasanya akan dibully. Kalau terbuka seperti Ustad Arifin tentu lain lagi.

Kemudian warning dari mantan Ketua BIN, Hendropriyono tentang bahaya konflik Sunni-Syi'ah. Diikuti kesimpulan untuk segera melatik BG sbg Kapolri agar aman.

Yang jelas foto2 preman tsb harus disebar-luaskan biar para tetangganya tahu dan mudah2an dihukum setimpal karena bisa menimbulkan fitnah. Jika ada dalangnya bisa ditangkap dan dihukum berat.

Sekedar saran, tidak perlu lah kita memasang spanduk misalnya: "Syi'ah itu sesat", "Wahabi itu sesat", "ISIS bukan Islam" di masjid2 atau tempat umum. Khawatirnya orang Syi'ah, Wahabi, atau ISIS sakit hati kan bisa dibom masjid atau tempat2 umum lainnya. Bukannya membawa maslahat malah mudharat. Hal2 seperti itu cukup disampaikan lewat ceramah atau buku2. Caranya harus dgn maw-izhotul hasanah dan bil hikmah yang insya Allah para ustad justru jauh lebih paham. Mengenai cara dakwah soal Syi'ah, coba tiru gaya alm Habib Munzir Al Musawwa dan Habib Rizieq Shihab yang bisa mengungkap hal2 yg menyebabkan kesesatan (mis: menghina istri dan sahabat Nabi) tanpa menimbulkan fitnah. Bisa jadi ini ulah anak buah Ustad Arifin. Sebab sejauh yang saya tahu, Ustad Arifin cukup bijak dalam berdakwah.

Segala kemungkinan ada.
Cuma jika perang saudara karena konflik Sunni-Syiah terjadi seperti di Suriah dan Iraq, seluruh rakyat menderita. Apa pun agama dan kepercayaannya.
Tidak ada stempel agama/aliran di muka kita. Bom dan roket tidak tanya agama kita saat akan meledak.

Syi'ah paling cuma 2 juta. Jumlah  penyerang kampung Az Zikra saja cuma 38 orang. Sebetulnya bisa dihabisi jemaah ustad Arifin yang jumlahnya paling sedikit 1000 orang. Jangan sampai gara2 2 juta Syi'ah 250 juta rakyat Indonesia menderita.

Waspadai fitnah dari Syi'ah dan Wahabi. Waspadai bantuan2 AS, Arab Saudi, Qatar, dan Iran ke LSM2 di Indonesia. Khawatirnya jadi sarana adu domba.

Jadi hati2 dgn skenario adu domba.

Siapa pun mereka, preman dan dalangnya harus dihukum berat agar tidak timbul fitnah.


Ancaman adanya konflik sunni dan syiah semacam ini pernah diperingatkan oleh eks Kepala BIN Hendropriyono. 

Hendropriyono menyampaikan pentingnya antisipasi terhadap ancaman konflik tersebut dalam pesan tertulis kepada wartawan pada Jumat 23 Januari 2015.

"Mari kita bersatu kembali, menghadapi ancaman terhadap bangsa yang sudah di depan mata. Ancaman tersebut adalah infiltrasi radikalisme global dan konflik horizontal, antara kaum Sunni dan Syi'ah. Hanya dengan persatuan langkah politik dan hukum, ancaman tersebut bisa kita hadapi bersama," pesan Hendropriyono.

Pesan tersebut adalah bagian kesimpulan dari pesan panjang satu-satunya guru besar di bidang intelijen di Indonesia itu. Hendro mengawali siaran pers tersebut dengan seruannya agar Komjen Budi Gunawan segera dilantik sebagai Kapolri. Menurutnya, itu kebijakan paling arif.

"Kebijakan yang paling arif adalah segera saja lantik Budi Gunawan sebagai Kapolri, karena itu merupakan penyelesaian politik," ujar orang dekat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu.

http://news.detik.com/read/2015/02/12/125015/2830995/10/hendropriyono-pernah-ingatkan-potensi-konflik-sunni-syiah?nd771104bcj

Surat Arifin Ilham untuk Presiden Jokowi Tercinta
Monday, 26 January 2015, 00:02 WIB 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri majelis taklim Adz-Dzikra, Muhammad Arifin Ilham mengirim surat terbuka untuk Presiden Jokowi. Dia mengingatkan agar Jokowi menjadi pemimpin tegas bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dia juga mengingatkan, Jokowi adalah presiden RI, bukan lagi petugas partai. Karena itu, ia wajib memenuhi seluruh janji yang sudah diucapkannya kepada rakyat Indonesia. Berikut penuturan lengkap dai berusia 45 tahun tersebut:
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
Semoga salam rahmat dan berkah Allah selalu menyertai ayahanda Jokowi tercinta...aamiin. SubhanAllah ayahanda terpilih dan mengemban amanah Allah sebagai presiden negeri tercinta ini. Sungguh jabatan yg ayah emban hakekatnya amanah Allah yg ayah akan pertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Ingat ayah, ayah adalah hamba Allah, seorang Muslim yang punya tugas utama mengabdikan kepada Allah sebagai "Kholifah fil ardhi" ( QS Adz Dzariyat 56). Sadarilah ayahanda, kita semua tidak lama hidup di dunia ini, jabatan yg ayah emban juga tidak lama. Sungguh kita akan hidup selama lamanya di akhirat.
Dunia ini memang sebentar tetapi menentukan keadaan kita selama lamanya, memang sebentar tetapi resikonya terlalu besar. Ayahanda, jangan sia siakan kesempatan hidup ini, ingat segala keputusan ayahanda berimplikasi pada kedudukan ayahanda di akhirat kelak.
Bacalah Kalam Allah surah An Nisa ayat 85, "Barang siapa memutuskan keputusan yg benar lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah pahala yg ia peroleh, dan barang siapa memutuskan yg buruk lalu banyak yg mengikutnya maka sebanyak itulah dosa yg ia pikul...".
Sungguh jika ayahanda jujur amanah maka ayah meraih kedudukan mulia lebih mulia dari para syuhada dan satu derazat di bawah kedudukan para nabi (QS An Nisa 69), dan di akhirat kelak menjadi hamba utama yg meraih perlindungan Allah, “Imam yg ‘adil akan dinaungi oleh Allah (pada hari kiamat) di bawah naungan-Nya” (HR Bukhoii Muslim).
Ttetapi, kalau ayah hianat, berdusta. Mohon ayah baca dg hati yg dalam peringatan Rasulullah ini, ”Pemimpin mana saja yg menipu rakyatnya, maka tempatnya di neraka” (HR Ahmad), ”Barangsiapa yg diangkat oleh Allah untuk memimpin rakyatnya, kemudian ia tidak mencurahkan kesetiaannya, maka Allah haramkan baginya surga” (HR Bukhari Muslim].
Dalam lafadh yg lain disebutkan : ”Ia mati dimana ketika matinya itu ia dalam keadaan menipu rakyatnya, maka Allah haramkan baginya surga”, “Barangsiapa yg melakukan perbuatan jahat atau melindungi pelaku kejahatan, maka baginya laknat dari Allah, para malaikat, dan seluruh manusia. Tidak diterima darinya amal wajib maupun amal sunnah (yg ia kerjakan)” (HR Bokhori Muslim).
Ayahanda sekarang presiden negeri ini, mayaoritas penduduk negeri menunggu bukti janji ayahanda. Kini ayahanda bukan petugas partai lagi, bukan pelaksana koalisi, bukan pembela kepentingan kelompok siapapun bukan pembawa pesan siapapun. Ayah presiden, ayah harus punya kemandirian sikap,tegas, berani, jujur, jangan takut kepada siapapun.
Takutlah hanya kepada Allah yg masih mengizinkan ayahanda bernafas. Mayaoritas penduduk negeri ini susah, sogok menyogok dan korupsi membudaya, ma'siyat dimana mana, inilah tugas utama ayahanda, ayahanada harus kuat dg dukungan aparat yang kuat juga, menteri yg jujur, tentara yg kuat, polisi yg bersih, KPK yg berani. Ayahanda waktu terus berjalan, tumpukan kekecwaan, marah dan susah sudah bercampur yg bisa tumpah.
Segeralah ayah bersikap sebagai presiden negeri yg takut kepada Allah, berani, jujur, amanah dan mandiri memutuskan untuk kepentingan kemamkmuran kesejahteraan rakyat ini. "Takutlah ayah kepada Allah dan Hari PembalasNya, ajaklah kami rakyat bangsa ini takut kepada Allah, hidup bahagia dalam hidayah Syariat dan Sunnah NabiNya yg ayah dan nanda cintai bersama.
"Seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah turunkan keberkahan dari langit dan bumi, tetapi kalau menggunakan ni'matNya untuk berbuat zholim, maka kami azab mereka karena kejahatan mereka" (QS Al 'raf 96).
.Allahumma ya ALLAH kami rindu pemimpin yg berwibawa, yg sangat takut kepadaMU dan mengajak kami takut kepadaMU...pemimpin yg mengajak kami hidup dalam SyariatMU dan bahagia dalam Sunnah NabiMU. Allahumm ya ALLAH selamat kami, negeri kami dari murkaMU...aamiin. Dari rintihan hati seorang anak bangsa yg mencintai umat dan negeri ini.
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/01/25/niqni4-surat-arifin-ilham-untuk-presiden-jokowi-tercinta

Kampung Arifin Ilham Diserang
FPI: Penyerangan Az-Zikra Tak Jauh dari Aksi Intelijen, Ke Depan Lebih Besar 
Jakarta - Serangan preman ke perkampungan Az-Zikra Arifin Ilham membuat pemimpin sejumlah ormas Islam berkumpul dan bersatu menyatakan sikap. Mereka mengecam aksi yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal itu.

"Ini tidak jauh dari intelijen, bagaimana kita antisipasi. Ini baru pertama awal-awal yang ke depannya bisa besar lagi," ujar Ketua FPI Habib Muksin dalam jumpa pers di Perumahan Muslim Bukit Az-Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2015).
Pertemuan itu dihadiri Ustad Arifin Ilham, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia Abdullah, Ketua FBR Ustad Lutfi Hakim, Ketua Forum Betawi Bersatu H Endang dan Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) KH Bahtiar Nasir. Mereka meminta agar pihak kepolisian menindak tegas para pelaku. 

Penyerangan di perumahan Arifin Ilham terjadi Rabu malam. Mereka menilai spanduk anti-Syiah yang terpasang di perumahan itu provokatif dan tidak sesuai dengan NKRI. Meski demikian, penyerang yang semuanya warga Cibinong, Tangerang dan Jakarta, itu mengaku bukan penganut Syiah.
http://news.detik.com/read/2015/02/12/174927/2831560/10/fpi-penyerangan-az-zikra-tak-jauh-dari-aksi-intelijen-ke-depan-lebih-besar?n991104466


K. H. Muhammad Arifin Ilham with Nuri Aida and 46 others
February 12 at 4:31am · Edited · 
ALLAHU AKBAR malam kamis ini sekitar jam 11 00 kampung majlis Az Zikra yang berada disekitar mesjid Az Zikra Sentul Bogor diiserbu segerombolan preman yang mengaku dari faham syiah yg dipimpin oleh seorang yang mengaku habib Ibrahim. Menganiaya menculik penegak Syariah Az Zikra, bang Faisal. Gerombolan sekitar 30 orang itu marah karena majlis Az Zikra menolak faham syiah, dan minta sepanduk penolakan atas faham sesat syiah diturunkan. Faham syiah adalah ajaran yang difatwakan Majlis Ulama Indonesia sesat. Kami minta aparat menahan gerombolan itu atas delik penyerbuan, penganiyaan dan penculikan sahabat kami tercinta. Kami minta proses hukum tegas atas gerombolan itu, dan sekarang gerombolan itu dibawa ke POLRES Bogor. Sungguh ironi, terlalu nekat masuk ke kampung orang dg gaya preman. InsyaAllah kami taat hukum, kami tidak akan balas tindakan yg sama seperti gerombolan itu, KAMI UMAT RASULULLAH YANG SANGAT MENCINTAI RASULULLAH, KELUARGA RASULULLAH DAN PARA SAHABAT RASULULLAH. Kami tidak akan anarkis, kami taat hukum, kami hanya minta pimpinan dan gerombolan itu ditindak tegas secara hukum. Ingat, kalau tidak ada tindakan hukum yg kami percayakan kepada aparat hukum. Kami nyatakan jihad perang terhadap gerombolan itu, "Hidup mulia atau mati syahid demi kesucian Agama ALLAH". Semoga peristiwa ini membuka hati para sahabatku tercinta, para ulama ahli Sunnah wal jamaah dan semua ikhwah fillah para Mujahid da'wah agar berhati hati, waspada dan bersatu bersama. Perhatian u semua komandan Sabilana dan asatidz mujahid Az Zikra u bertemu sesuai arahan. Allahumma ya Allah selamatkan, lindungi, muliakan kaum muslimin muslimat, satukan hatikan dalam Islam...aamiin. Inilah foto pimpinan gerombolan yg sedang diintrogasi di POLRES Bogor yg mengaku ngaku Habib Ibrahim. dari Tanggerang.

K. H. Muhammad Arifin Ilham with De Minnie and 49 others
February 13 at 8:31am · Edited ·
SubhanAllah walhamdulillah "Inna likuli syaiin hikamun" sungguh segala sesuatu hikmah yg banyak. Itulah yg membuat hamba beriman selalu bersyukur atas segala peristiwa yg terjadi, "alhamdulillah alaa kulli haali" segala puji bagi Allah atas semua keadaan. Diantara hikmah yg abang ambil pelajaran ;
1. Setiap perjuangan di jalan Allah niscaya merasakan ujian yg dialami para Rasul dan anbiya walau dg kadar ujian yg berbeda. Dan itu adalah kefitrohan harakah da'wah (QS Al Baqoroh 214).
2. "An nahyu anil mungkar" mencegah apalagi menghancurkan kemungkaran tantangannya jauh lebih berat daripada "Al amru bil ma'ruf" mengajak kebaikan. "Menegakkan yang Haq dan menghancurkan kebathilan pasti dibenci orang orang zholim" (QS Al Anfal 8).
3. Sungguh peristiwa yg terjadi adalah "tarbiyyah Robbani" pendidikan dari Allah agar kita sungguh sungguh serius menjadi mujahid da'wahNya, semakin kuat, matang, cerdas, ikhlas, istiqomah, tidak takut pada siapapun karena yaqin akan pertolonganNya, "Bila kalian menolong Allah, Allahpun menolong kalian dan menguatkan aqidah kalian" (QS Muhammad 7).
4. Yg pasti membuat kita semakin kompak, bersatu dan semakin kuat berjuang dalam satu barisan harakah da'wah Ahlus Sunnah wal Jamaah. Seperti mengganggu sarang lebah yg membuat serempak lebah itu bersatu.
5. Kitapun semakin faham mengapa Majlis Ulama Indonesia memfatwa sesat faham syiah. Ternyata gerombolan pembelanya preman, pengejut keroyokan saat malam lelap tidur, brutal, sadis memukuli bang Faisal di depan tangisan putrinya, anarkis dan radikal. Dan itu bukan ajaran dan akhlak Islam yg mulia.
6. Alhamdulillah abang bersama jamaah sabar, tidak membalas seperti apa yg dilakukan gerombolan itu, tetap taat hukum dan percaya kepada bapak bapak polisi, jaksa, hakim yg amanah untuk menindak tegas kebrutalan mereka. Agar tidak terulang kembali kejadian brutal itu dan ada efek jera. Dan sudah ditetapkan 34 tersangka. Walau demikian abang bersama jamaah tetap mendoakan agar mereka yg menzholimi kami diberi hidayah Allah.
7. Abangpun semakin mantap untuk terus istiqomah dijalan da'wah ini dg segala resikonya, semakin cinta jamaah zikir yg luar biasa pembelaannya terutama dukungan kuat para habaib dan ulama yg siap berjihad bersama abang fii sabiilillaah, dan itulah yg membuat abang menangis bahagia, demikian juga dukungan kalian duhai sahabat FBku seiman yg kucintai karena Allah, walau kita sulit untuk bisa bertemu tetapi kita tetap saling cinta dan dukung karena Allah, dan siap mati berjuang demi kemuliaan Islam dan muslimin. ALLAHUMMA ya Allah tolonglah kami agar menjadi para mujahidMu yang istiqomah, satukan hati kami dan rapatkan barisan kami dalam berjuangan di JalanMu...aamiin. Alhamdulillah berkumpul bersama 18 tokoh ORMAS Islam di mesjid Az Zikra, diantaranya NU, Muhammadiyah, MMI, FPI, FBR, GMJ, FUI, MIUMI, FBB dan para habaiba asatidz. Abang menulis ini dalam safar da'wah menuju Tanjung, Banjar Baru, Pelaihari dan Banjarmasin KalSel. Maafkan abang.
https://www.facebook.com/kh.muhammad.arifin.ilham

Penyerang Kompleks Masjid Az-Zikra, Ada yang Bertato
Berdasarkan pengamatan Republika di lapangan, penampilan kelompok yang menyerang tersebut ada yang menggunakan celana jins bolong di lutut. Ada juga yang bertato.
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/02/12/njnaib-penyerang-kompleks-masjid-azzikra-ada-yang-bertato

100 Personel Gabungan Amankan Perumahan Ustaz Arifin Ilham
http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/15/02/13/njpulm-100-personel-gabungan-amankan-perumahan-ustaz-arifin-ilham

Pendamping Penyerang Az-Zikra Arifin Ilham Mengaku Syiah
Lukman Husain mendampingi para penyerang perumahan Az-Zikra asuhan Arifin Ilham di Mapolres Bogor. Lukman mengaku bukan pengacara hanya pendamping saja. Namun dia mengungkapkan kalau dia pemeluk syiah.
http://news.detik.com/read/2015/02/12/183559/2831615/10/pendamping-penyerang-az-zikra-arifin-ilham-mengaku-syiah?9922022