Selasa, 31 Maret 2015

Ngaji Islam yang Menyeluruh dgn Kitab Ulama Salaf

Saat ini marak orang belajar Al Qur'an dan Hadits. Hafal Al Qur'an 30 Juz dsb.
Cuma yang jadi masalah adalah adakah mereka belajar memahami Al Qur'an dan Hadits sebagaimana para Ulama Salaf dulu? Ini penting agar Al Qur'an dan Hadits tidak cuma di kerongkongan. Jangan sampai karena pemahamannya keliru, akhirnya keluar dari Islam laksana anak panah lepas dari busurnya.

Pembunuh Khalifah Ali, Abdurrahman bin Muljam itu adalah seorang Hafiz Al Qur'an. Namun karena pemahamannya sempit, dia bunuh salah satu sahabat dan juga sepupu dan juga menantu Nabi: Ali bin Abi Thalib.

Oleh karena itu pemahaman Al Qur'an dan Hadits sebagaimana ulama2 terdahulu itu penting. Jangan cuma Al Qur'an dan Hadits tok. Oleh karena itu Kitab Fiqih para Imam Mazhab, Kitab Sifat 20, Kitab Tafsir Al Qur'an seperti Tafsir Ibnu Katsir, Jalalain, dan kitab kuning mu'tabar lainnya harus dipelajari. Sebab dari situlah kita bisa memahami Al Qur'an dan Hadits sebagaimana para ulama Salaf memahaminya.


Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Di akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akal. Mereka berbicara dengan pembicaraan yang seolah-olah berasal dari manusia yang terbaik. Mereka membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama, secepat anak panah meluncur dari busur. Apabila kalian bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka, karena membunuh mereka berpahala di sisi Allah pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.1771)

سيخرج في آخر الزمان قوم أحدث الأسنان سفهاء الأحلام
“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

يخرج قوم من أمتي يقرئون القرآن يحسبون لهم وهو عليهم لاتجاوز صلاتهم تراقيهم
“Suatu kaum dari umatku akan keluar membaca Al Qur’an, mereka mengira bacaan Al-Qur’an itu menolong dirinya padahal justru membahayakan dirinya. Shalat mereka tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka.” (HR. Muslim)

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Gus NU
January 16 · Edited · 
FENOMENA WAHABI
Jangan kaget dengan fenomena WAHABI
di Zaman Nabi dan Sahabat juga sudah ada.
Tahukah anda siapa yang membunuh Sayyidina Ali bin Abi Tholib...??
dialah Abdurrohman bin Muljam
seseorang yang jika siang dia puasa
jika malam selalu tahajud
dan penghafal qur'an.
dia membunuh Sayyidina Ali karena menganggap
Ali kafir, Ali tidak menggunakan Hukum Allah
tapi menggunakan hukum musyawarah/produk Manusia.
Sayyidina Ali bin Abi Tholib adalah 
- Pemuda pertama kali masuk Islam 
- Pintu segala Ilmu
- Orang pertama yang Sholat berjamaah dengan Rosulullah
- Bersedia menyerahkan Nyawa di peristiwa sebelum Hijrah
- 10 orang yang di jamin surga
- dan banyak sekali keutamaan Sayyidina Ali bin Abi Tholib

===

Kalau belajar Al Qur'an itu harus dgn ulama yg lurus. Jika tidak, malah sesat sebagaimana hadits Nabi di atas. Contohnya Abdurrahman bin Muljam. Ini contoh hafal Al Qur'an, tapi tidak dgn pemahaman Ulama Salaf. Malah jadi teroris ISIS: Yayasan Rumah Tarbiyah dan Tahfidz Al-Quran Al Mukmin Malang diduga kuat menjadi menjadi sarang Islamic State Iraq Syiria (ISIS). Pasalnya, yayasan beralamat Jl Mega Mendung nomor 30, RT 5, RW 6. Pisang Candi, Sukun, Kota Malang ini, diketuai tersangka ISIS Helmi M Alamuddin.   
http://www.malang-post.com/kota-malang/100560-sudah-lama-diincar-polisi-

Hadits Nabi ini harus diperhatikan. Pelajari juga kitab2 kuning susunan ulama Salaf agar pemahamannya lurus: 

“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim) 

http://kabarislamia.com/2015/03/01/wahabi-berdasarkan-al-quran-dan-hadits/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar